Daging ayam ras

Kandungan Gizi Daging Ayam Ras

Daging ayam ras atau ayam potong merupakan sumber protein hewani yang baik, karena mengandung asam amino esensial yang lengkap dan dalam perbandingan jumlah yang baik. Untuk itulah kenapa ayam potong masih menjadi favorit menu masakan. Selain itu serat-serat daging ayam potong pendek dan lunak sehingga mudah untuk dicerna. Dalam ulasan kali ini Rumah Ayam Sehat akan mencoba mengulas kandungan atau komposisi gizi daging ayam potong. Yuk, kita mulai!

Selain sebagai sumber protein, daging ayam dan unggas lainnya juga menghasilkan kalori, namun berbeda dengan daging hewan konsumsi lainnya, daging ayam dan unggas memiliki jumlah kalori yang lebih rendah. Oleh karena itu daging ayam dan unggas lainnya dapat dipakai sebagai bahan makanan yang baik untuk mengendalikan pertambahan berat badan dan cocok bagi yang sedang melakukan program diet, berguna membantu penyembuhan dari penyakit dan sebagai bahan nutrisi para lansia.
Ayam yang merupakan jenis unggas adalah yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. 2 jenis ayam yang biasa dikonsumsi yaitu ayam ras (broiler) dan ayam lokal (buras/kampung). Kedua jenis ayam ini menjadi sumber protein hewani. Untuk itu penting kita mengetahui komposisi gizi dari daging ayam yang sering kita konsumsi ini. Untuk lebih jelasnya berikut tabel komposisi/kandungan gizi daging ayam dan daging hewan konsumsi lainnya.

 

“Fakta Kandungan Gizi Daging Ayam Ras”

 

tabel kandungan gizi daging ayam

 

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa daging ayam relatif lebih tinggi kandungan kalorinya dibandingkan daging non unggas. Daging ayam juga dapat diandalkan sebagai sumber protein. Berdasarkan penelitian daging ayam memiliki protein yang berkualitas tinggi dan mengandung semua asam amino yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia.

 

Disamping protein, daging ayam mengandung gizi seperti lemak, karbohidrat, vitamin, mineral dan air. Kadar masing-masing komponen tersebut berbeda-beda besarnya tergantung kepada spesies, umur, dan jenis kelamin ayam yang bersangkutan. Kandungan air pada ayam yang lebih mudah misalnya biasanya lebih tinggi daripada yang lebih tua. Tapi umumnya, kadar protein daging ayam adalah 18% dan kadar airnya berkisar antara 60-70%4.

 

Kandungan lemak dalam daging ayam sangat bervariasi. Biasanya, semakin bertambah umur, kadar lemaknya semakin tinggi. Selain itu, kadar lemak ayam betina juga lebih tinggi dibandingkan dengan ayam jantan. Kandungan lemak daging ayam adalah sekitar 25%. Lemak ini terutama terdapat pada kulit daging. Oleh karena itu, orang-orang yang sedang berdiet sebaiknya membuang kulit daging ayam sebelum mengolah dagingnya. Perlu diketahui, kulit daging ayam ini juga mengandung kolesterol cukup tinggi, yaitu 120 mg/10 0 g. Sedangkan daging ayam yang telah dibuang kulitnya mengandung kolesterol sebanyak 78 mg/100 g4.

 

Proses pengolahan dapat juga mempengaruhi kandungan kolesterol. Misalnya kandungan kolesterol ayam goreng ternyata lebih tinggi daripada ayam mentah. Ini lebih disebabkan oleh perbedaan kadar air, yaitu ayam mentah mempunyai kadar air lebih tinggi, sehingga dalam berat yang sama kandungan kolesterol ayam mentah menjadi lebih rendah.

 

Demikian ulasan tentang komposisi gizi daging ayam potong ini, semoga memberikan informasi yang bermanfaat, terutama untuk meningkatkan tingkat pengetahuan kita tentang dunia kesehatan dan gizi.

 

Referensi:

 

Pedoman Praktikum Analisis Bahan Makanan. Sirajuddin, Saifuddin dkk. 2011. Makassar: Universitas Hasanuddin.

 

Pangan dan Gizi Untuk Kesehatan. Khomsan, Prof Dr Ir Ali. 2010. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

 

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Share Untuk Kebaikan :)
No Comments

Post A Comment